Postingan

Menampilkan postingan dengan label Koops Habema

Strategi Humanis TNI di Papua Diperkuat, Pemerintah Dorong Pencegahan Radikalisme Lewat Edukasi dan Pendekatan Teritorial

Gambar
  Jakarta  – Pemerintah Indonesia terus memperkuat pendekatan yang lebih komprehensif dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI), upaya menghadapi penyebaran paham radikalisme dan separatisme tidak hanya dilakukan melalui aspek keamanan, tetapi juga dengan pendekatan edukasi, pembinaan teritorial, serta penguatan hubungan dengan masyarakat. Pendekatan ini mencerminkan strategi yang menempatkan perlindungan masyarakat sebagai prioritas utama. Berbagai program komunikasi sosial, pembinaan wilayah, serta kerja sama dengan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperluas sebagai bagian dari upaya mencegah berkembangnya ideologi kekerasan maupun separatisme sejak dini. Pendekatan tersebut dinilai menjadi pelengkap penting bagi penegakan hukum yang tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Pencegahan Dinilai Lebih Efektif daripada Penanganan Konflik Dalam strategi yang dikembangkan TNI, penyebaran paham radi...

Menko Polkam Kecam Pembunuhan Pilot AS di Papua, Pemerintah Perintahkan Perburuan Pelaku dan Perkuat Keamanan

Gambar
   Jakarta  — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam)  Djamari Chaniago  mengecam keras penembakan yang menewaskan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat,  Nicholas F. Goselin , di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pemerintah menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan aksi kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dan memerintahkan aparat keamanan untuk memburu para pelaku serta memperkuat pengamanan di wilayah Papua, khususnya terhadap jalur transportasi udara. Insiden terjadi pada  2 Juli 2026 , ketika pesawat milik  Associated Mission Aviation (AMA)  yang dikemudikan Goselin diserang sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham. Setelah penembakan, pesawat dibakar oleh kelompok bersenjata hingga mengalami kerusakan total. Pemerintah Kutuk Keras Aksi Kekerasan Dalam pernyataan resminya, Menko Polkam menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Nicholas F. Goselin sekaligus mengutuk keras ...

44 Pendulang Emas Dievakuasi dari Kawe Pegubin Pascaserangan KKB, Aparat Perkuat Pengamanan Jalur Evakuasi di Papua

Gambar
Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan — Sebanyak 44 pendulang emas berhasil dievakuasi dari wilayah Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, setelah terjadinya gangguan keamanan yang melibatkan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Proses evakuasi dilakukan melalui jalur Sungai Digoel menuju Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dengan pengawalan aparat keamanan. Evakuasi dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap warga yang berada di wilayah terdampak situasi keamanan. Aparat gabungan TNI dan Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan para pendulang dapat keluar dari lokasi dengan aman dan mendapatkan pendampingan setelah tiba di Boven Digoel. Keberhasilan proses evakuasi tersebut menjadi bagian dari upaya aparat dalam menjaga keselamatan masyarakat sipil di tengah meningkatnya kekhawatiran pasca serangan kelompok bersenjata di kawasan pedalaman Papua Pegunungan. Kronologi Evakuasi Pendulang Emas Berdasarkan keterangan apara...