Postingan

Menampilkan postingan dengan label perlindungan warga sipil Papua

TNI Berhasil Evakuasi Satu Lagi Korban Penembakan di Yahukimo, Pemerintah Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warga Papua

Gambar
   Yahukimo, Papua Pegunungan  – Prajurit  Komando Operasi (Koops) TNI Habema  kembali berhasil mengevakuasi satu jenazah warga sipil yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Operasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan di tengah medan pegunungan yang berat serta ancaman gangguan keamanan, menunjukkan komitmen aparat dalam memastikan setiap korban dapat dievakuasi secara layak dan diserahkan kepada keluarga. Proses evakuasi dilakukan setelah aparat melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Personel TNI harus bergerak melalui jalur pegunungan yang sulit dijangkau sambil tetap mengantisipasi potensi ancaman dari kelompok bersenjata yang masih berada di sekitar wilayah tersebut. Berkat koordinasi yang matang, operasi berhasil diselesaikan tanpa mengganggu keselamatan tim evakuasi. Misi Kemanusiaan Menjadi Prioritas Koops TNI Habema menegaskan bahwa misi utama operasi adalah menyelamatkan dan mengevakuasi korban agar dapat memperol...

Komnas Perempuan Desak Investigasi Independen atas Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Pemerintah Didorong Ungkap Fakta Secara Transparan

Gambar
   Jakarta  —  Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)  mendesak dilakukannya investigasi yang independen, imparsial, menyeluruh, dan transparan terkait meninggalnya seorang ibu hamil berinisial  MD (Melkiana Duwitau)  yang terkena peluru dalam insiden bersenjata di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Komnas Perempuan menilai pengungkapan fakta secara menyeluruh penting untuk memastikan akuntabilitas, memberikan keadilan bagi keluarga korban, serta mencegah terulangnya peristiwa serupa. Peristiwa tersebut terjadi pada  2 Juli 2026  di Kampung Mamba, Distrik Sugapa. Berdasarkan keterangan Koops TNI Habema, saat kejadian berlangsung terdapat gangguan tembakan yang disebut berasal dari kelompok bersenjata OPM dari beberapa titik berbeda. Aparat menyatakan personel TNI tidak melakukan tembakan balasan karena kondisi hujan, kabut tebal, dan jarak pandang yang sangat terbatas. Komnas Perempuan Tekankan P...